Tragis! Suami di Konawe Selatan Aniaya Istri hingga Tewas, Sempat Mandikan dan Sisir Rambut Korban karena Berharap Hidup Kembali

SULAWESI SELATAN – Peristiwa tragis yang diduga dipicu oleh kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) menggemparkan warga Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Seorang pria berinisial IS (28) tega menganiaya istrinya hingga meninggal dunia di dalam rumah mereka.

Ironisnya, setelah menyadari sang istri telah meninggal dunia, pelaku justru sempat membersihkan tubuh korban, menyisir rambutnya, hingga memeluk jenazah dengan harapan korban dapat hidup kembali.

Kasus yang kini ditangani aparat kepolisian tersebut terjadi pada Sabtu, 30 Mei 2026, di salah satu perumahan di Kelurahan Ambaipua, Kecamatan Ranomeeto, Konawe Selatan.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan pelaku, IS sempat tidak percaya istrinya telah meninggal dunia setelah penganiayaan yang dilakukannya.

“Pelaku mengaku sempat tidak percaya bahwa istrinya telah meninggal dunia dan terus berupaya membangunkan tubuh korban yang sudah tidak bergerak,” ujar Welliwanto kepada wartawan, Senin (1/6/2026).

Menurutnya, setelah menyadari korban benar-benar telah meninggal dunia, pelaku dilanda kepanikan dan penyesalan. Dalam kondisi tersebut, IS kemudian membersihkan tubuh korban menggunakan air, mengganti pakaian yang dikenakan korban, lalu membungkusnya dengan kain sarung.

“Pelaku juga menyisir rambut korban dan memeluk tubuh istrinya dengan harapan korban dapat hidup kembali,” tambahnya.

Peristiwa memilukan tersebut akhirnya terungkap setelah aparat kepolisian melakukan penyelidikan dan bergerak mengamankan pelaku.

Tim gabungan yang terdiri dari URC Buser77 Sat Reskrim Polresta Kendari, Unit Kam Sat Intelkam Polresta Kendari, Intelmob Polda Sultra, serta personel Polsek Ranomeeto berhasil menangkap IS pada Minggu, 31 Mei 2026.

Pelaku diamankan tanpa perlawanan di lokasi kejadian, yakni rumah tempat terjadinya dugaan penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Saat ini, IS telah diamankan di Polresta Kendari untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi masih mendalami motif dan kronologi lengkap peristiwa yang berujung pada kematian korban tersebut.

dan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *